Jumat, 30 Agustus 2013

Little Felt Alone...

       Apa yang bisa aku lakukan dengan mengikuti hati kecil itu? Sementara mendengarnya saja aku tak mampu . Tulikah aku? Aku tak bisa mendengar apapun dari hatiku. Kacau, semuanya terasa sangat sukar . Apakah aku memang betul-betul tidak berguna?. Tidak ada yang mau mendengarku, Toh bukan hal  yang pantas aku menceritakan perasaanku. Mereka akan menertawakanku karena hal bodoh yang telah aku lakukan ( tapi semua itu terasa seperti semua orang sedang menyalahkanku dengan hal bodoh itu, yaaa itu yang aku rasain). Dan aku tidak merasa siap dengan saran ataupun kritik dari mereka. Entahlah mungkin umurku yang masih sangat labil yang menyebabkan aku seperti itu. Aku tidak menutup diriku, hanya saja aku perlu mempersiapkan diriku. Yaa aku tahu itu sangat berguna untukku. Tapi mengikuti ego dan perasaanku lebih penting untuk saat ini. Semua orang akan berfikiran bahwa aku bermalas-malasan, aku memanjakan diriku,aku begantung sama orang lain dan tak ada yang bisa diandalkan dari diriku. Mungkin saja.. atau bisa jadi itu hanya sekedar pikiran burukku.
       Lembaran kertas putih perlahan penuh coretan dari tanganku. Entahlah.. apa yang sebenarnya sedang aku lakukan dengan pena dan kertas-kertas tersebut. Terselip rasa lucu yang sangat menggelitik perasaanku. Jatuh bangun membentengi diri. Patah hati, keluar masuk kerja, bahkan sering putus asa. Hahaha. Tetapi aku sangat beruntung meskipun aku berada dilingkungan yang sarat dengan pergaulan yang ‘bebas’ aku tidak pernah menemukan jalan kesana. Bukannya aku ingin mencari tetapi aku lebih suka menghabiskan waktuku sendiri, entah sekedar duduk didalam kamar, makan satu potong ice cream atau sebatang coklat sudah cukup bagiku. Perasaanku akan menjadi lebih baik setelah aku memakan dua benda tersebut. Uuurrmm satu hal lagi… aku juga sering menangis untuk meluapakan perasaanku. Walaupun setelah itu kepalaku terasa sangat berat, dan hampir tidak bisa bernafas karena hidungku yang mampet. Hahaha.